Pada pertemuan
tanggal 13 juli kelompok kami sudah masuk ke program kerja selanjutnya yaitu
pembibitan. Kelompok kami mengalami kebingungan untuk mendapatkan bibit tanaman
yang akan kami gunakan sebagai obyek bagi pola bercocok tanam vertikultur.
Setelah berdiskusi kita putuskan untuk mencari informasi ke kelompok KKN lain
yang juga bertemakan lingkungan. Pada tanggal 20 juli kelompok kami bertemu
kembali di balai desa wunut, untuk mengumpulkan informasi yang didapat dari
semua anggota kelompok. Dan ada satu informasi yang menarik dari dari Sulaiman
mahasiswa teknik industri yang KKN di kelompok 37, dari informasinya ada
anggota kelompoknya yang seorang praktisi di bidang pertanian. Akhirnya
diputuskan setelah pulang dari balai desa wunut kami akan ke desa kepuh kemiri
yaitu tempat KKN kelompok 37.
Sampai di desa kepuh kemiri kami
bertemu dengan Chomsul yang merupakan seorang praktisi di bidang pertanian.
Setelah berdiskusi dengan mengenai pembibitan maka kami menarik suatu
kesimpulan sebagai berikut :
- Pembibitan adalah proses tersulit dalam memulai suatu periode tanam
- Harus ada perawatan yang insentif dalam proses ini agar mendapatkan bibit tanaman yang baik.
Masalah
yang kami hadapi juga kami diskusikan yaitu :
·
Menjelang
liburan hari raya, maka akan sulit bagi kami untuk merawat proses pembibitan
karena semua anggota kelompok pasti tidak akan sibuk dengan urusan hari raya.
Akhirnya
kelompok kami membuat keputusan sebagai berikut
- Berdasarkan informasi dari Chomsul bahwa tempat pembibitan yang baik adalah di dataran tinggi, dan dia punya partner kerja di daerah Ngoro Jombang yang bisa dijadikan tempat pembibitan. Maka kami memutuskan untuk melakukan pembibitan di sana.
- Bibit yang dibeli adalah cabai kecil, cabai merah dan tomat dengan asumsi ketiga jenis tanaman tersebut yang sering digunakan oleh warga untuk masak sehari-hari.
Pada tanggal 22 juli sebagian dari kelompok kami ijin kerja
untuk datang ke Ngoro Jombang. Setelah sampai disana dan berdiskusi dengan
petaninya, dan memberitahukan masalah yang kami hadapi, disarankan oleh petani
tersebut agar pembibitan dilakukan disana, dan bibit dapat diambil setelah hari
raya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar